selamat datang di blog "rian aditya putra".. blog ini saya buat untuk berbagi informasi dan sekumpulan tugas softskill, jika ada kesalahan kata atau ada kata-kata yang menyinggung para pembaca, saya selaku admin meminta maaf.. terima kasih..
Sabtu, 23 April 2016

PROPOSAL USAHA

0 komentar
BAB I PENDAHULUAN


1.1       Nama dan Alamat Perusahaan
            Adapun nama dan alamat perusahaan adalah sebagai berikut :
Nama                           : RAP OIL
Alamat Perusahaan     : Jl. Kayu Tinggi No.4 Rt.2/3 Cakung, Jakarta Timur.          

1.2       Nama dan Alamat Pemilik
            Adapun nama dan alamat pemilik adalah sebagai berikut :
Nama                           : Rian Aditya Putra
Alamat Pemilik           : Jl. Kayu Tinggi No. 4 Rt.2/3 Cakung, Jakarta Timur.

1.3       Informasi tentang bisnis yang dilaksanakan
            Bisnis yang akan dijalankan yaitu bergerak dalam bidang otomotif, lebih tepatnya adalah penyedia oli mesin untuk kendaraan roda dua dan empat. Counter dan pelayanan dibuat senyaman mungkin demi kenyamanan konsumen. Produk yang dijual dijamin keasliannya demi kepercayaan konsumen tehadap usaha ini.


BAB II RANGKUMAN EKSEKUTIF


2.1       Latar Belakang
            Pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia membuka banyak peluang bisnis didalamnya. Setiap kendaraan bermotor tidak luput dengan perawatan yang membuat umur kendaraan menjadi lebih lama. Kendaraan bermotor diharuskan mengganti olinya dengan jarak tempuh yang bermacam-macam. Salah satu bisnis yang dapat berkembang mengikuti trend pertumbuhan kendaraan bermotor yaitu penyediaan oli mesin kendaraan.
            Pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai peluang bisnis. Sedikitnya usaha yang menjual oli mesin adalah salah satu peluang bisnis yang patut diperhitungkan. Setiap bulannya ratusan ribu kendaraan bermotor lahir dari pabrik dan setiap jarak tempuh kendaraan diwajibkan untuk mengganti oli mesinnya. Perlu diketahui bahwa kendaraan bermotor roda dua rata-rata terjual 300.000 sampai 500.000 unit per bulan dan kendaraan bermotor roda empat atau lebih rata-rata terjual sebanyak 80.000 sampai 150.000 unit per bulan.
            Berdasarkan hal tersebut maka peluang bisnis penyediaan oli mesin sangat menguntungkan dengan ditambah cara pelayanan yang baik maka usaha ini diyakini dapat berkembang dengan pesat.

2.2       Visi dan Misi
            Setiap usaha baik itu besar, menengah, maupun kecil pasti memiliki visi dan misi yang dijadikan sebagai tujuan dalam perkembangan usaha tersebut. Adapun visi dan misi dari usaha ini adalah sebagai berikut :
Visi      : Menjadi usaha yang berkembang dan mengutamakan kenyamanan pelanggan.
Misi     : Menjadi usaha oli yang menjamin keaslian produk yang dijual dan membangun sumber daya manusia yang handal.

2.3       Lokasi
            Lokasi yang dipilih dalam pembukaan usaha ini yaitu berada di Jl. Kayu Tinggi No. 4 Rt.02/03 Cakung, Jakarta Timur. Hal tersebut dilakukan berdasarkan lokasi yang terletak dipinggir jalan dan banyaknya masyarakat yang melintas.

2.4       Waktu Operasional
            Waktu operasional atau jam kerja adalah waktu yang digunakan sebagai acuan produktifitas pelaksanaan usaha. Berikut merupakan waktu operasional dari usaha ini :
Hari     : Sabtu – Kamis
Libur   : Jumat
Jam      : 09.00 Wib – 18.00 Wib

2.5       Kesan / Counter Style
            Adapun kesan yang diadopsi dalam usaha ini yaitu dengan konsep 2S1O. Arti dari 2S1O adalah Senyum, Sapa, dan Original. Penerapan konsep ini dilakukan dengan tujuan kenyamanan pelanggan atas pelayanan yang diberikan dan kepercayaan pelanggan atas produk yang dijual.

2.6       Konsep Promosi
            Promosi adalah salah satu strategi yang dapat menentukan berkembang atau tidaknya sebuah usaha. Promosi yang dilakukan dengan cara salah akan menyebabkan usaha yang dijalankan akan mengalami kerugian dan bangkrut. Tetapi jika cara promosi yang dilakukan dengan baik dan unik dapat menarik pelanggan sehingga usaha yang dijalankan akan berkembang pesat.
            Promosi yang dilakukan usaha ini yaitu dengan cara penyebaran brosur, pembuatan logo usaha, dan pelayanan yang ramah. Promosi dengan cara ini diyakini dapat menarik pelanggan dan membuat pelanggan merasakan kenyamanan, sehingga pelanggan dapat berlangganan secara terus-menerus.

2.7       Target Pelanggan
            Lokasi usaha yang dipinggir jalan, dekat dengan kawasan industri dan dekat dengan perumahaan masyarakat dapat membantu usaha berkembang. Hal itu dikarenakan banyak target pelanggan yang akan dicapai. Berikut merupakan target pelanggan dari usaha ini :
1. Masyarakat yang melintas di Jl. Kayu Tinggi Cakung Jakarta Timur.
2. Masyarakat yang tinggal disekitar lokasi usaha.
3. Masyarakat yang bekerja di kawasan industri sekitar lokasi usaha.


BAB III ANALISIS INDUSTRI


3.1.      Prespektif Masa Depan Usaha
            Usaha ini dibangun dengan tujuan dapat berkembang, oleh karena itu ada beberapa hal yang menjadi target yang harus dicapai setiap tahunnya. Pada tahun pertama, usaha ini ditargetkan dapat menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Pada tahun kedua, usaha ini ditargetkan untuk dapat mengembakan fasilitas kenyamanan pelanggan, sehingga mendapatkan pelanggan yang banyak. Pada tahun ketiga dan seterusnya, usaha ini ditargetkan dapat membuka cabang sebanyak-banyaknya demi menjangkau keberadaan pelanggan.

3.2.      Analisis Persaingan
            Persaingan yang akan dihadapi dalam usaha ini cukup besar, terutama pada usaha yang menjual spare part kendaraan bermotor. Namun usahan penyedia spare part bermotor yang ada tidak dapat meyakini konsumen akan keaslian produk yang dijual. Usaha penyedia oli ini diuntungkan dari segi originalitas produk yang dijualnya. Hal itu dikarenakan usaha ini hanya menjual satu produk yaitu oli. Jadi dengan keuntungan ini diharapkan usaha ini dapat bersaing dengan penyedia spare part kendaraan bermotor.

3.3.      Segmentasi Pasar yang akan dimasuki
            Segementasi pasar adalah kelompok konsumen yang terbagi dari beberapa kelompok yang bergantung dengan status ekonominya. Dalam hal ini berarti usaha ini akan memasuki segmen pasar kelompok menengah keatas. Hal ini dikarenakan produk yang dijual dalam usaha ini adalah oli, jadi hanya kelompok konsumen yang hanya memiliki kendaraan bermotor.


BAB IV RENCANA PRODUKSI DAN RESIKO


4.1       Sumber-sumber Produk / Bahan
            Ketersediaan produk dalam usaha ini adalah hal yang wajib direncanakan dengan baik. Lokasi usaha ini yang berada di ibu kota indoensia dapat memudahkan kelancaraan usaha ini dalam mendapatkan produk yang akan dijual. Produk yang didapat dari usaha ini berasal dari berbagai suplayer resmi merek setiap produk.

4.2       Evaluasi tentang kelemahan Usaha (Analisis SWOT)
            Analisis SWOT dilakukan untuk mengetahui dimana letak kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari dibukanya usaha ini. Berikut merupakan analisis SWOT yang dilakukan :
1.      Strength (Kekuatan)
Kekuatan dari usaha ini yaitu dari lokasi yang strategis, keaslian produk yang dijual, dan keramahan pelayanan yang diberikan. Berdasarkan itu maka usaha ini diyakini dapat berkembang dengan cepat.
2.      Weaknes (Kelemahan)
Kelemahan dari usaha ini yaitu produk yang asli memiliki harga yang mahal, sedangkan produk yang palsu dijual dengan murah.
3.      Oportunity (Peluang)
Peluang dari usaha ini yaitu tidak ada persaingan yang secara langsung, hanya ada persaingan dengan penyedia spare part. Hal ini menimbulkan rasa optimis dalam mengembangkan usaha ini. Lokasi yang strategis juga dapat membuka peluang usaha ini sangat besar berkembang.
4.      Threaty (Ancaman)  
Ancaman dari usaha ini adalah promosi awal yang dilakukan harus benar-benar tepat sasaran. Jika tidak maka kerugian besar akan mengancam keberlangsungan umur usaha. Produk palsu juga temasuk kedalam sebuah ancaman dalam perkembangan usaha ini.


BAB V PERENCANAAN PERMODALAN


5.1       Sumber-sumber permodalan          
            Sumber permodalan yang didapatkan yaitu dari modal sendiri dan bantuan dari orang tua pemilik usaha. Usaha ini dikembangkan dengan karyawan yang berstatus teman dari pemilik usaha. Jadi ringannya pengeluaran yang dikeluarkan dapat membantu usaha ini berkembang.

5.2       Modal Awal Perusahaan
            Adapun sumber modal awal yang didapatkan dari usaha ini yaitu dengan modal perorangan atau modal sendiri. Adapun alasan dari penggunaan modal sendiri yaitu dikarenakan untuk membudahkan beban usaha sehingga tidak memiliki hutang.

5.3       Proyeksi Aliran Kas
            Proyeksi aliran kas sangat dibutuhkan demi menunjang kelancaran dan keberlangsungan usaha ini. Dengan dibuatnya proyeksi aliran kas, maka diharapkan dapat memudahkan pemilik usaha dalam merencanakan perkembangan usahanya. Kas yang masuk ke usaha ini digunakan untuk modal pengembangan usaha seperti fasilitas kenyamanan pelanggan sampai pembukaan cabang baru.

5.4       Perencanaan Laba Rugi
            Perencanaan laba rugi dibuat untuk mengetahui modal yang dibutuhkan dan segala hal tentang keuangan usaha ini. Berikut merupakan perencanaan laba rugi dari usaha ini :
Tabel 5.2 Perhitungan Total Biaya Manufaktur
Investasi
Biaya Tetap
Gaji Pegawai (Owner)
 Rp           2.000.000
Jumlah
 Rp           2.000.000
Biaya Variabel
Oli roda dua
 Rp           10.000.000
Oli roda empat
 Rp           20.000.000
Jumlah
 Rp           30.000.000
Biaya Lain
Transportasi
 Rp               500.000
Jumlah
 Rp               500.000

            Perhitungan selanjutnya yaitu mengenai modal yang dikeluarkan. Berikut merupakan perhitungannya yang tersaji dalam table 5.3 :          
Tabel 5.3 Perhitungan Total Modal
Investasi
Biaya Tetap
 Rp           2.000.000
Biaya Variabel
 Rp         30.000.000
Biaya Lain
 Rp              500.000
Jumlah Total Modal
 Rp          32.500.000

            Perhitungan selanjutnya yaitu mengenai pendapatan dari penjualan produk oli baik roda dua maupun roda empat. Berikut merupakan perhitungannya yang tersaji dalam table 5.4 :
Tabel 5.4 Perhitungan Pendapatan
Pendapatan
Penjualan jersey dan accesoris
 Rp          50.000.000
Jumlah Total Modal
 Rp          50.000.000

            Perhitungan selanjutnya yaitu mengenai proyeksi laba rugi. Berikut merupakan perhitungannya yang tersaji dalam table 5.5 :
Tabel 5.5 Proyeksi Laba/Rugi
Proyeksi Laba/Rugi Per Bulan
Total Pendapatan
 Rp          50.000.000
Total Modal/Pengeluaran
 Rp          32.500.000
Total Keuntungan Bersih
 Rp          17.500.000

            Berdasarkan hasil dari perencanaan laba rugi, maka usaha ini layak untuk dijalankan. Usaha ini diyakini mendapatkan omset sebesar Rp 17.500.000.


BAB VII PENUTUP


7.1       Kesimpulan
            Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa peluang bisnis dibidang otomotif sangat menjanjikan keuntungan yang besar. Salah satunya adalah usaha penyedia oli mesin untuk kendaraan roda dua dan empat. Berdasarkan hasil perencanaan rugi laba maka dapat dipastikan dengan membuka usaha ini sangat menguntungkan dengan pendapatan bersih sebesar Rp 17.500.000.

7.2       Saran

            Adapun saran yang diberikan adalah cara promosi yang dilakukan tidak dapat meyakinkan konsumen. Hal ini dikarenakan usaha ini belum meiliki pelanggan dan baru saja dibuka. Promosi lebih besar seperti di social media, radio, dan Koran dapat dijadikan prioritas demi mendapatkan pelanggan yang banyak.

Leave a Reply

 
rian aditya putra © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here